images-6

Cara Sederhana Mencegah Keberadaan Tikus Di Rumah

Rumah sebagai tempat hunian seharusnya menjadi tempat yang nyaman untuk ditinggali. Namun apa jadinya jika di rumah ternyata terdapat tikus? Tentu kenyamanan rumah berkurang untuk menjadi tempat tinggal yang layak.

Berikut adalah beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mencegah keberadaan tikus di rumah :

1. Bersihkan area rumah terutama dapur

Bila ingin terbebas dari tikus, rumah harus benar-benar bersih. Bersihkan rumah terutama dapur agar tikus tidak tertarik datang ke rumah Anda. Area rumah khususnya dapur merupakan tempat yang paling disenangi tikus karena area tersebut menjadi tempat segala macam jenis makanan yang diincar tikus. Pastikan lantai rumah bersih dari sisa-sisa makanan dan segera bersihkan peralatan kotor bekas makanan sehabis makan dan memasak. Sisa makanan dikemas dengan baik dan letakan di tempat tertutup yang aman dari tikus.

2. Kelola sampah dengan baik

Sampah menumpuk dan tidak dikelola dengan baik merupakan salah satu faktor yang mengundang keberadaan tikus. Jangan biarkan sampah berceceran di area rumah. Pastikan tempat sampah layak pakai dan tertutup dengan baik dan bersihkan secara berkala.  Pengangkatan sampah juga harus tepat waktu sehingga sampah di rumah tidak menumpuk lama.

3. Rapikan barang-barang

Kondisi barang yang berantakan (biasanya di gudang) secara tidak langsung menyediakan tempat yang nyaman bagi tikus. Rapikan barang dengan menyusun barang secara sistematis dan rapi. Masukan barang yang berceceran ke dalam wadah lalu susun rapi. Tumpukan barang seharusnya tidak boleh menempel ke tembok, ini untuk meminimalisasi ruang gerak tikus serta mempermudah memantau pergerakannya.

4. Kenali keberadaan tikus 

Keberadaan lubang dan celah merupakan tanda dan sarang keberadaan tikus. Periksa area rumah, apakah terdapat lubang dan celah yang mencurigakan. Kotoran tikus dan bau yang tidak sedap juga bisa menjadi tanda keberadaan tikus. Selain itu, perhatikan apakah terdapat jejak kaki dan jejak lemak tikus (smear)

5. Tutup celah masuk tikus

Tikus bisa datang dari semua arah penjuru rumah, bisa dari atas genteng/langit langit rumah, saluran pembuangan, pipa paralon dan lain-lain. Seringkali tanpa disadari terdapat banyak celah masuk tikus. Celah ini bisa saja terdapat pada rongga bawah pintu, celah masuk kabel pada dinding, celah jendela, maupun celah pipa paralon. Perlu diketahui bahwa tikus dapat melewati lubang sebesar 1,2 cm berbekal tulang belakang yang fleksibel. Segeralah tutup celah-celah tersebut.

 

Diambil dari berbagai sumber

 

Aedes_aegypti

Perubahan Iklim Ubah Perilaku Nyamuk Aedes

Aedes aegypti adalah nyamuk yang mudah beradaptasi dengan baik. Larvanya yang semula hanya menempati habitat domestik terutama penampungan air bersih di dalam rumah, kini mampu berkembang di wadah-wadah air yang mengandung berbagai macam polutan. Contohnya di Kompleks IPB Dramaga, pada 1990 masih dihuni Aedes albopictus, tetapi sejak 2002 hingga sekarang sudah didominasi oleh Aedes aegypti. Keduanya kini berperan sebagai vektor primer dan sekunder DBD.

“Kehidupan Aedes aegypti di pengaruhi oleh perubahan iklim, jika suhu meningkat, nyamuk dapat hidup lebih aktif dan menularkan virus DBD dengan lebih cepat,” demikian penjelasan dari Prof Upik Kesumawati Hadi, Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan IPB.

Tidak hanya itu, nyamuk Aedes aegypti juga mengalami perubahan perilaku mengisap darah yang semula hanya aktif pada siang hari (diurnal), kini juga aktif pada malam hari (nokturnal).

Pengendalian vektor DBD saat ini masih mengutamakan cara kimiawi (insektisida), seperti upaya penyemprotan insektisida (ULV dan fogging), larvasidasi serta penggunaan insektisida rumah tangga.

Penggunaan insektisida yang sama secara terus-menerus dapat menimbulkan resistensi populasi melalui seleksi, yakni menghilangkan individu nyamuk yang rentan dan menyisakan individu-individu yang tahan. Belum lagi, kemungkinan mutasi gen yang dapat terjadi akibat pemaparan terhadap insektisida. Ini dapat menjadi faktor yang menyebabkan gagalnya upaya pengendalian vektor.

Solusi manajemen resistensi yang dapat diterapkan adalah rotasi penggunaan insektisida dan HANYA DIGUNAKAN SAAT INSEKTISIDA DIPERLUKAN. Selain itu upaya pencegahan nyamuk dengan 3M plus harus dikembangkan mejadi 4M yakni menguras, menutup, mengubur, dan memantau.

Sumber : Republika

a_aegypti_0

Mengenal Virus Zika

ASAL USUL
ZIKA adalah virus penyebab penyakit demam berdarah dan chikungunya yang biasa ditemukan di daerah tropis. 
Virus ini pertama kali ditemukan di Uganda pada tahun 1947 dan sampai saat ini sudah menyebar ke seluruh Afrika, Asia Tenggara dan beberapa negara di daerah Pasifik. 
Tahun 2015, Lembaga Eijkman Jakarta telah berhasil mengisolasi virus Zika di Indonesia. Peneliti di Eikjman Institute menemukan virus ini saat terjadi wabah demam dengue di Provinsi Jambi, pada periode Desember 2014 sampai April 2015.

Klasifikasi virus sebagai berikut :

Group : IV

Famili : Flaviviridae

Genus : Flavivirus

Spesies : Virus Zika

PENULARAN DAN BAHAYANYA
Virus ini ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk Aedes sp dan tidak ditularkan dari satu manusia ke manusia lainnya.
Gejala umumnya yaitu demam tidak reda, ruam pada kulit, nyeri sendi, mata merah dan berair dan nyeri otot dan sakit kepala (berlangsung sampai seminggu). 
Biasanya manusia yang terjangkit virus ini akan sembuh setelah beberapa hari atau seminggu tanpa perlu perawatan intensif di Rumah Sakit.
Ibu hamil yang terinfeksi virus zika dapat menularkan kepada janin yang ada dalam kandungan. Janin yang terinfeksi virus zika melalui sang ibu memiliki risiko yang tinggi lahir dalam kondisi cacat serius.
(Mikrosefali merupakan salah satu risiko yang disebabkan oleh virus zika pada bayi. Mikrosefali adalah cacat lahir serius yang menyebabkan beberapa masalah fisik seperti keterbelakangan mental, serta kemampuan berbicara yang tumbuh lambat, termasuk gerakan dan pertumbuhannya.)
PENCEGAHAN
Pencegahan virus Zika sama halnya dengan pencegahan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Upaya pencegahan yang dapat dilakukan, yaitu dengan menggalakkan peran satu rumah satu jumantik (juru pemantau jentik).
Setiap warga di rumah harus melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan cara 3M seperti : menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penampungan air dan mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk DBD.
Sampai saat ini belum ada obat untuk mengobati infeksi Zika namun disarankan untuk beristirahat cukup, hindari dehidrasi dengan banyak minum dan minum paracetamol untuk meredakan demam (konsultasi dengan Dokter sebelum meminum obat).
Sumber :
– WHO/ Center for Disease Control and Prevention
– Kementerian Kesehatan RI
– Wall Street Journal
– NPMA (National Pest Management Association)
– Kompas.com
12510449_1156300584427156_2224592605834307671_n

Training Pemahaman ISO 9001 : 2015

Bertempat di kantor pusat Daan Mogot Jakarta Barat, ETOS mengadakan Training Pemahaman ISO 9001 : 2015.

ISO 9001 adalah sebuah sistem manajemen mutu yang diterapkan ETOS untuk memastikan semua proses berjalan sesuai standar yang ditetapkan.

Dengan terjadinya revisi pada sistem manajemen ISO 9001 : 2008 ke ISO 9001 : 2015, ETOS memandang penting untuk membekali seluruh karyawan akan sistem manajemen mutu terkini.

Kegiatan training diikuti oleh seluruh karyawan dari level Supervisor, Section Head, Manager sampai pada level General Manager.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari yaitu dari Sabtu – Minggu, 23 – 24 Januari 2016 ini ditujukan untuk memastikan pelaksanaan sistem manajemen ISO 9001 berjalan dengan baik di lingkungan kerja ETOS.

Pelaksanaan sistem manajemen ISO 9001 juga memastikan pelanggan mendapatkan pelayanan terbaik dari ETOS.

 

dgh

Tikus Menularkan Penyakit LCMV (Lymphotic choriomeningitis virus)

Pada saat memasuki musim dingin, hewan pengerat atau yang kita kenal dengan “TIKUS” dapat menularkan penyakit kepada manusia. Penyakit ini dikenal dengan LCMV (Lymphotic choriomeningitis virus) yaitu penyakit yang disebabkan oleh virus.

LCMV ditularkan ke manusia melalui paparan urin, kotoran, air liur. Pusat Pengenendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) memperkirakan 5 % dari tikus rumah (Mus musculus dan Rattus rattus) dapat membawa LCMV dan mampu menularkan kepada manusia.

Gejala yang ditimbulkan terdiri dari 2 fase yaitu, fase pertama (non-spesifik seperti flu, demam, kurang nafsu makan, nyeri otot, sakit kepala, mual dan muntah). Fase kedua di dominasi oleh penyakit neurologis termasuk meningitis (demam, sakit kepala, leher kaku, dll) dan ensefalitis (mengantuk, kebingungan, gangguan sensorik atau kelainan motorik).

Sumber:

Dr. Jorge Parada – National Pest Management Association

(pestworld.org)

Friday, December 18, 2015

Ini_Pohon_Saya_Logo

Hari Sejuta Pohon – 10 Januari 2016

Tanggal 10 Januari diperingati masyarakat dunia sebagai hari sejuta pohon.

Setiap tanggal tersebut kita diingatkan kembali betapa penting melestarikan pohon dalam kehidupan manusia.

Pohon memiliki proses fotosintesis yang mengagumkan dan menjadi komponen alam yang penting bagi manusia dan hewan.

Pohon mampu mengurangi kadar CO2 di udara dan menghasilkan O2.

Pohon dengan jumlah banyak di kawasan hutan terutama yang berdaun jarum mampu membuat 60 persen air hujan terserap tanah.

Khusus untuk tegakan hutan yang berdaun lebar bahkan mampu membuat 80 persen air hujan terserap tanah.

Hal ini selain mencegah banjir dan longsor juga akan meningkatkan cadangan air tanah yang berujung pada kesejahteraan manusia.

Sebagai perusahaan pengendalian hama yang ramah lingkungan, ETOS turut peduli pada keberadaan pohon dengan mengadakan program “Deal Rayap Berhadiah Bibit Tanaman” pada pertengahan tahun 2015 lalu.

Program yang mendapatkan sambutan meriah dari pelanggan ini semakin menegaskan bahwa ETOS bukan hanya perusahaan yang berorientasi bisnis tetapi juga peduli pada isu-isu lingkungan hidup.

Hal ini sejalan dengan visi ETOS sebagai perusahaan jasa pengendalian hama professional yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi serta ramah lingkungan.

12415923_1520889728209824_171453009_o

Annual Meeting ETOS Tahun 2015

Jumat, 18 Desember 2015, bertempat di Hotel Horison Bogor, ETOS melangsungkan kegiatan Annual Meeting 2015.

Kegiatan ini ditujukan untuk mengevaluasi kinerja sepanjang tahun 2015 dan merencanakan strategi bisnis untuk tahun 2016.

Annual Meeting dihadiri Direktur dan General Manager ETOS beserta jajaran Manager dan Field Coordinator dari beberapa cabang ETOS.

Dalam sambutannya, Direktur ETOS Ibu Endang Muljaningsih mengingatkan semua jajaran Manager dan Field Coordinator untuk tidak hanya bekerja keras tetapi juga bekerja dengan pintar atau work smart.

Kegiatan Annual Meeting juga menjadi rutinitas ETOS setiap tahun untuk memastikan kinerja layanan kepada pelanggan sudah memenuhi harapan dan keinginan pelanggan.

Hal ini dikarenakan ETOS telah dikenal sebagai solusi bagi permasalahan hama pelanggan.

Tentu semua karyawan ETOS memiliki tanggung jawab untuk membuktikan hal tersebut.

Sebagaimana tagline yang tertera, ETOS – Your Pest Solution.

Kepada pelanggan ETOS yang terhormat, kami menyampaikan ucapan terimakasih atas kerjasama yang telah terjalin dengan baik selama tahun 2015 ini.

Semoga tahun 2016 nanti menjadi tahun yang penuh sukses untuk kita semua.

12249634_1114627241927824_6128852720269091537_n

ETOS hadir di Real Estate EXPO JCC 14 November – 22 November 2015

Pada tanggal 14 – 22 November 2015, ETOS meramaikan kegiatan Real Estate Expo 2015 yang diadakan di Jakarta Convention Center. Masyarakat yang mengunjungi pameran tersebut disambut tenaga marketing ETOS yang menyebarkan brosur di pintu masuk pameran.

Kehadiran ETOS pada pameran property terbesar di akhir tahun 2015 itu merupakan wujud kesadaran ETOS akan kebutuhan warga Jakarta dan sekitarnya akan pengendalian hama yang berkualitas khususnya bagi pelanggan dari segmen residensial atau perumahan.

Menangani permasalahan hama di perumahan  merupakan salahsatu layanan yang diberikan ETOS kepada masyarakat. Dengan pengalaman di bisnis pengendalian hama sejak 1992, ETOS merupakan pilihan yang tepat untuk mengatasi permasalahan hama.

Perumahan Anda terserang hama? Jangan ragu untuk menghubungi Marketing kami.

Kami siap membantu permasalahan Anda.

 

10665202_1102704076453474_6187822822390073035_n

ETOS Hadir di International Day Stella Maris International School Gading Serpong

Sabtu 24 Oktober 2015, ETOS hadir di kegiatan International Day Stella Maris International School Gading Serpong.
ETOS berpartisipasi dengan menghadirkan stand informasi seputar hama dan pengendaliannya.
“Kami ingin lebih mengenalkan hama rayap dan bagaimana konsep pengendalian yang sesuai” demikian Ibu Maya, Regional Manager ETOS Wilayah Banten menjelaskan.
Untuk kepentingan tersebut, ETOS menghadirkan spesies Ratu Rayap dan Rumah Rayap dalam kegiatan tersebut.
Terbukti, pengunjung yang didominasi anak-anak beserta orangtuanya tampak antusias mengunjungi stand ETOS dan mencari tahu perihal spesies Ratu Rayap dan Rumah Rayap yang dihadirkan ETOS.
Pengendalian hama rayap memang menjadi salahsatu layanan pengendalian yang ditawarkan ETOS kepada masyarakat yang mengalami gangguan rayap.
Pengendalian hama rayap yang dilakukan ETOS mengedepankan metode yang ramah lingkungan dan tidak merusak property pelanggan.
Hubungi Marketing ETOS untuk informasi lebih lanjut.

12105855_1100673496656532_642978439243368523_n

Pest World 2015 di Nashville, Amerika Serikat

Direktur dan General Manager ETOS  menghadiri kegiatan Pest World 2015 yang diselenggarakan NPMA (National Pest Management Association) di Nashville, Amerika Serikat yang berlangsung selama 20 – 23 Oktober 2015.

Pest World merupakan pertemuan pelaku bisnis pest management seluruh dunia. Kegiatan ini menghadirkan lebih dari  3.000 profesional di bisnis pengendalian hama, termasuk didalamnya peneliti dari seluruh dunia. Sejumlah informasi mengenai tren bisnis terbaru dan ide-ide terkini bisa diperoleh dalam kegiatan ini.

ETOS merupakan salah satu member dari NPMA yang selama ini aktif mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh NPMA. Kehadiran ETOS dalam kegiatan ini sekaligus membuktikan eksistensi ETOS dalam bisnis pest management di Indonesia dan juga dunia.